Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Tragedi di Balik Nyala Obat Nyamuk: Dua Rumah di Cilacap Hangus, Seorang Lansia Berpulang

150
×

Tragedi di Balik Nyala Obat Nyamuk: Dua Rumah di Cilacap Hangus, Seorang Lansia Berpulang

Sebarkan artikel ini
seorang pria berusia 91 tahun yang terjebak di dalam kobaran api saat peristiwa berlangsung.
Example 468x60

Cilacap – Sunyi senyap menyelimuti Dusun Suryan, Desa Karangpucung, Kabupaten Cilacap, saat sebagian besar warga tengah terlelap dalam dinginnya udara dini hari. Namun, ketenangan itu seketika pecah ketika lidah api mulai menjilat dinding kayu sebuah rumah, memicu kepanikan yang berakhir pada duka mendalam bagi warga setempat.

Insiden kebakaran hebat ini melanda dua rumah warga di wilayah RT 04 RW 09 pada Rabu (7/1/2026) dini hari. Kejadian nahas tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian materi yang besar, tetapi juga merenggut nyawa seorang penghuninya yang telah lanjut usia.

Example 300x600

Sebagaimana dilaporkan oleh jurnalis Anang Firmansyah dari detikJateng, korban meninggal dunia diketahui bernama Santohid, seorang pria berusia 91 tahun yang terjebak di dalam kobaran api saat peristiwa berlangsung.

Suara Gemuruh di Tengah Malam

Kejadian bermula sekitar pukul 00.10 WIB. Keadaan yang awalnya tenang berubah mencekam ketika seorang saksi mata bernama Namirto dikejutkan oleh suara gaduh yang tidak biasa dari arah rumah korban.

“Dari keterangan saksi, ia sempat mendengar suara seperti rumah yang ambruk atau runtuh,” ungkap Gatot Sugiri, Kepala UPT Damkar Cilacap.

Curiga dengan suara tersebut, saksi segera memeriksa ke luar dan mendapati api sudah berkobar hebat di rumah kayu milik Santohid. Dalam hitungan detik, api yang tertiup angin malam merembet ke rumah permanen di sebelahnya.

Upaya Pemadaman yang Terbatas

Melihat api yang kian membesar, warga sekitar segera berhamburan keluar rumah. Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha memadamkan api secara manual sembari berteriak meminta pertolongan kepada warga lainnya.

Namun, material rumah korban yang didominasi kayu kering membuat api sulit dijinakkan. Rumah kayu berukuran 8 x 6 meter itu ludes dalam waktu singkat, sementara rumah permanen berukuran 20 x 8 meter di sisinya turut mengalami kerusakan parah akibat rambatan api.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera melakukan upaya lokalisir agar api tidak meluas ke pemukiman padat lainnya. Proses evakuasi pun melibatkan tim gabungan dari Polsek Karangpucung, Koramil, hingga tim medis Puskesmas setempat.

Dugaan Penyebab dan Korban Jiwa

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan jenazah Santohid di dalam kamar rumah kayunya. Korban ditemukan dalam posisi tertidur dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuh, diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena faktor usia dan api yang menjalar terlalu cepat.

Berdasarkan penyelidikan awal di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh obat nyamuk bakar. Api diduga merembet dari bara obat nyamuk yang menyala ke material yang mudah terbakar di dekat tempat tidur korban.

Pihak berwenang menaksir total kerugian materiil akibat musibah ini mencapai Rp 200 juta. Selain kehilangan nyawa sang kakek, pihak keluarga juga harus merelakan dua bangunan rumah beserta seluruh isinya yang kini hanya menyisakan abu dan puing-puing hitam yang berserakan.

Example 300250
Example 120x600